Pelan-pelan ketegangan Iman mulai sirna, dinikmatinya sensasi pengalamannya ini dengan rasa pasrah.Tiba-tiba Sari berdiri dan langsung meloloskan daster yang dikenakannya ke atas. Tangannya mengusap-usap tonjolan di celana Iman. Bokep Montok “Hm ….. “Belum pernah bu. Sama ibu ini aja.” Dengan heran Sari menatapnya, lalu tersenyum karena teringat sesuatu. Terus masukinnya nanti pelan-pelan.”Diikutinya permintaan Sari, digesek-geseknya ‘bibir kemaluan’ Sari dengan ‘ujung kejantanannya.’Sari mendesah kegelian, hingga membuat Iman lupa diri. Kamu itu laki-laki yang bisa memberi saya kepuasan yang total.Sejak kawin saya belum pernah mengalami seperti yang saya dapat dari kamu.” Lalu sambil tersenyum Sari meminta, … “Sini Yang, cium aku.” Iman mendekatkan bibirnya ke bibir Sari, lalu menciumnya. “Menurut kamu aku cantik nggak Man?” Tanyanya kepada pemuda itu.Cantik dong bu, cantik sekali.” Sambil mengelus pipi Iman ia bertanya lagi, … “Kamu bisa nggak sementara nahan dulu?” Iman terlihat kecewa, “Berapa hari bu?” Tersenyum manis Sari menjwab, Yah, sekitar 5-6




















