Sesudah menyapukan kepala rudal aku beberapa kali di bibir kenikmatannya dan di klitorisnya. Film Porno aauugghh.. Kudengarkan kondisi di luar kamar sudah kelihatan sepi. sesudah benar-benar sepi, aku mengendap-endap masuk ke kamar Mbak Ningrum. Aaallvii.. Sebab masih darah muda, maka hanya sedikit sentuhan, kemaluan aku langsung berdiri dengan gagahnya mencari sasaran.Melihat batang keperksaan aku dengan cepatnya berdiri lagi, wajah Mbak Ningrum kelihatan berseri-seri. Mbak Ningrum tersenyum puas sambil menggoda,“Gimana rasanya..?”
“Waduh.., Mbak luar biasa..” jawabku sambil masih terengah-engah. Sesudah membersihkan kemaluanku, dia juga membersihkan kemaluannya dengan tisue, dan memakai kembali CD-nya, merapihkan rok, blus dan BH-nya yang kusut. Kami berdua telentang di jok kami masing-masing, dengan kemaluan kami yang masih terbuka.




















