Tapi ini kan pacarku, jadi ya kupikir tidak apa-apalah. Rasanya aku ingin menjerit-jerit dan berteriak untuk melampiaskan nikmatnya. Vidio Bokep Santi menaikkan pantatnya agar penis Toni makin dalam mengisi vaginanya. Pahanya dibuka mempertunjukan seluruh alat kemaluannya. Makin lama rasa perih di kemaluanku makin hilang, yang tersisa hanyalah rasa nikmat yang luar biasa. Melihat hal itu, Penis Toni semakin tegang. ha.. Tiba-tiba aku tersentak karena rongga vaginaku terasa penuh. saya ingin lihat itu, tapi nanti saja..!” “Oh ya, Kamu panggil saja aku Toni. “Iya.. hu.. Lalu dia mencium payudaraku, perlahan diturunkan ciumannya ke bawah. Nikmat sekali rasanya. ha.. Kami berpelukan dan bertautan bibir sambil jari-jarinya meraba dan menggosok seluruh badan.” “Kok lama amat sih pemanasannya? “Ouugghh..!” Toni melenguh ketika pangkal penisnya menyentuh lubang kewanitaan Santi. Kami berpelukan dan bertautan bibir sambil jari-jarinya meraba dan menggosok seluruh badan.” “Kok lama amat sih pemanasannya? “Bapak bisa buktikan sendiri,” tambahnya. ha.. Makin




















