“Sebaiknya kita lepaskan saja”, kataku. Sex Bokep Terlanjur sudah, apalagi Abdul dan Zet akan curiga kalau aku tidak menyiksa gadis ini.Sejenak aku masih memikirkan perasaan istriku, Fatimah. Gadis ini masih terus menangis, namun ia sudah tak mampu melawan. Pakaiannya sudah hampir habis terkoyak-koyak karena disobek Abdul dan Zet. Mereka setuju, dan mengirim kami bertiga untuk melaksanakan misi kami di Jepang. Sensasi yang luar biasa, yang mana berbeda sekali di mana dahulunya aku hanya menyiksa gadis Jepang, lalu ku biarkan temanku Satorman memperkosanya. Abdul tidak menghiraukan aku, ia langsung melahap susu gadis itu yang sebelah kanan. Bangsa kita yang pernah di jajah para jahanam itu akan segera aku balaskan.Aku datang ke sini bersama istriku, Fatimah, dia tidak tahu menahu mengenai misiku di sini, yang dia tahu hanyalah aku bekerja sebagai instalir listrik.




















