Lalu di berkata, “Tenang aja pakaianku masih ada banyak kok..!”, sambil melirik ke arah lemari pakaiannya. Saya memandanginya culup lama, begitu juga dia, tapi kemudian dia beranjak pergi, tanpa berkata apa-apa.Kemudian saya pulang ke kostku, dan di sana saya beristirahat sejenak. Bokep Di situ aku baru sadar bahwa aku mau tidak mau harus menuruti kemauannya Lucy. Aku teringat dengan topik “forced feminization” yang aku sering baca di internet, tapi itu juga termasuk ke dalam fantasiku, diperlakukan sebagai cewek. Lalu di berkata, “Tenang aja pakaianku masih ada banyak kok..!”, sambil melirik ke arah lemari pakaiannya. “Oh kamu nggak bisa sabar yach”, katanya sembari memberiku sewadah pil. Mendengar itu saya terkejut, “Dari mana dia bisa tahu kalau saya adalah seorang crossdresser”, pikirku. Sampai kami berdua lelah dan mengakhiri aksi tersebut dan langsung tertidur lelap.Esok harinya ketika aku bangun, kulihat Lucy sudah berdiri di depan kaca riasnya dan begitu menyadari




















