Mereka lalu menutup pintu rapat-rapat. Gak imbang sama pantatnya!” kata si Botak. Bokep HD Itu sumber penghasilan saya satu2nya.”Beberapa saat setalah mengucapkan kata2 itu, saya hening. Selama ini, cewe kurang ajar ini gak pernah hormat sama kita! Saya tinggal di sebuah ruko kecil, di mana saya berjualan bakmi di lantai 1. Gak imbang sama pantatnya!” kata si Botak. Dian pun menjerit kesakitan. Kami diwajibkan membayar sejumlah uang sewa setiap bulannya. Si hitam pun mulai mendekat dan mengelus-elus pantat Dian.“Gila nih pantat perfect banget, mulus, putih, montok, kenyal! Biar bapaknya liat, apa akibatnya kalo kurang ajar sama kita!” kata si Hitam. Si preman melirik foto keluarga saya di atas meja.“Boleh, utang lo gua potong setengah, tapi anak gadis lo yang gede buat gua!” ujar si preman yang berkulit hitam.“Jangan!




















