Erangan ini semakin keras terdengar saat jemariku mengusap-usap liang nikmatnya. Leher dan pundaknya yang putih mulus segera kucium dan kujilati. Film Porno Kepalanya mulai dimaju mundurkan menikmati kelelakianku. “Ok, daaggh..” kataku pada mereka berdua.Aku segera menjalankan mobilku kembali menuju tempat kost. “Mas yang ambil ya..” kata Felisha sambil menyerahkan hp padaku. Sesudah makan, mereka minta dibelikan pulsa HP, terus belanja baju, dll. Siang itu aku sedang suntuk sehabis berjam-jam menghabiskan waktu di depan notebook untuk mengerjakan salah satu proyek dari klienku.Memang aku ingin secepatnya menyelesaikan proyek ini, mengingat nilainya yang cukup besar. “Sstttthhhh….sstttt” erangnya saat kujilati dan dengan gemas kuhisapi buah dadanya yang kenyal itu.Sementara Renata, temannya yang cantik, masih menggoyang-goyangkan tubuhnya yang mulus di atas selangkanganku. Felisha kemudian membuka kaos ketatnya dan celana jeansnya. “Biarin aja pakaian dalamnya Lis..” ujarku lagi saat dia ingin membuka BHnya. Jalan yuk” tanyaku nakal. Tubuh mulus Renata mengelinjang-gelinjang merasakan hujaman penisku




















