Ia membelai seluruh jengkal tubuhku tapi dengan lembut sekali, berbeda dengan ketika di mobil tadi. Bokep China Ketika memasuki Mikrolet aku agak membungkuk, pastilah pantatku itu terlihat jelas, pikirku dalam hati. Latihan cheers tadi menguras keringatku jadi seluruh tubuhku basah. Dudukku jadi seperti berjongkok aku tutup kakiku rapat-rapat, tapi pasti pahaku bisa terlihat jelas oleh bapak-bapak itu.Aku pura-pura tidak tahu, anak kuliah itu pasti tadi sudah melihat pantatku waktu aku masuk tadi karena ia duduk dekat pintu, sekarang bapak-bapak ini menatapku dari atas sampai bawah. Evan lalu mengeringkan tubuhnya sendiri lalu menggendongku ke tempat tidur. “Thx ya da..” katanya sambil mengelus-elus kepalaku.Aku membalikkan badan dan merapatkan tubuhku, Evan memelukku. Evan hanya tersenyum, lalu dengan penis masih tertancap, ia menyedot-nyedot payudaraku, aku keenakan dibuatnya, sehingga horny lagi. “Ah udahlah yuk masuk..” kata Evan sambil menarik tanganku masuk ke kamarnya.




















