Tahu-tahu mata saya tertumbuk pada seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam klinik tersebut. Bokep Amboi, cantik juga dia. Saya melihat arloji di tangan saya. Namun setiap sentuhan stetoskopnya, apalagi setelah tangannya menekan-nekan ulu hati saya untuk memeriksa apakah bagian tersebut terasa sakit atau tidak, semakin membuat batang kemaluan saya bertambah tegak lagi, sehingga cukup menonjol di balik celana panjang saya.“Wah, kenapa kamu ini? Tetapi jika sudah menegang seperti saat itu, menjadi cukup menonjol.“Uh, burung kamu biar kecil tapi bisa tegang juga”, kata Dokter S serasa mengelus batang kemaluan saya dengan tangannya yang halus. Batang kemaluan saya sudah nyaris menyemprotkan cairan kenikmatan lagi. Batinku,coba dokternya dia ya. Terasa geli dan nikmat sekali. Payudaranya yang membusung cukup besar itu tampak semakin menonjol di balik kaos oblong ketat yang ia kenakan.




















