Bahkan lama-lama Diva memancingku agar lebih berani mendekatinya, ketika kami semakin akrab untuk rembugan masalah webnya.“Lantas untuk jatah seksnya gimana Mbak Diva?” tanyaku tanpa melihatnya dengan menulis di agendaku“Ih .. Bokep Mom Tangannya mengelus punggung, kemudian turun ke depan dan memegang penisku dan diarahkan ke lubangnya, kutahan tangannya dan tetap kuberikan ciuman bibir“Jangan dulu Mbak Diva.. Oh .. mang kenapa ? aku .. Penisku serasa kempes, namun belum benar benar layu, setengah ngaceng dalam vagina Diva, kami diam lama sekali, malah tertidur di sore hari itu. Oh .. sabar lonteku .. itu jangan dimasukan donk .. waduh ..waduh . Ketika cup BH itu lepas, besar buah dadanya sangat menantang sekali.“Benar benar bidadari Mbak Diva ini” gumamku disambut dengan tawa cekikikan, lalu jongkok dan meremas penisku yang tercetak jelas, aku sudah membuka baju dan kaos dalamku.“Awwww ..




















