Lalu ia menarik G-string, kain terakhir yang menutupi tubuhku dan dibuangnya ke lantai. Sungguh lihai laki-laki ini membangkitkan gairahku. Bokep Tobrut “Tau nih, aku mau minta ujian susulan, sudah dua kali aku minta diundur terus, kenapa ya?”. Matanya benar-benar nanar memandang daerah di sekitar selangkanganku. Mungkin hanya akulah yang hari Minggu masih berjalan sambil membawa tas hendak kuliah. Ingin rasanya membiarkan lelaki tua ini berlaku semaunya atas diriku. Persetan dengan tubuhku yang masih telanjang bulat.Pak Hr kemudian bangkit berdiri, ia menyulut sebatang rokok. Dasar…, namun harus kuakui, dia laki-laki hebat, daya tahannya sungguh luar biasa jika dibandingkan dengan usianya yang hapir mencapai usia pensiun itu. “Ngapain kau cari-cari dosen killer itu?”, Ratna itu bertanya heran. “Lepaskan…, Pak jangan hhmmpppff…!”, kata-kataku tidak terselesaikan karena terburu bibirku tersumbat mulut pak Hr.Aku meronta dan berhasil melepaskan diri.




















