Aku yang seperti tersihir, semakin menggerinjal-gerinjal dan merintih tatkala ia menciumi ujung buah dadaku yang kemerahan. Melihat aku yang sudah tergeletak pasrah, memberikan rangsangan yang lebih hebat lagi pada Rio. Bokep Cina Ingin rasanya aku langsung mandi. Kuakui, wajahku terbilang cantik, mata indah, hidung bangir, serta dada yang membusung walau tidak terlalu besar ukurannya. Antara sadar dan tidak sadar, kulihat temanku itu tersenyum. Ketika aku terjaga dan memarahinya, Rio malah mengancamku. Yang gue tau cuma papa gue kimpoi sama nenek tua, mama elu!”“Rio!”“Elu kan cewek, Mer. Akhirnya aku memeriksakan diriku ke dokter. Aku semakin menggerinjal-gerinjal dan berulang kali menjerit.Kepala temanku turun ke arah dadaku. Sekarang elu boleh berteriak-teriak sepuasnya, tidak ada lagi orang yang bakalan menolong elu. Temanku itu yang kaget terlempar ke lantai. Aku masih berlapang dada menerima segala perlakuan itu.Pada saat itu aku baru saja pulang kerja dari kantor.




















