Tapi setelah ini kamu tidur ya, gak usah diterusin dulu.”“Iya, Bu.”“Besok Mas Prasetyo pulang, kamu gak bisa nginap disini,”“Iya, Bu. Pikirku, kasihan juga anak ini, dia sangat bernafsu mengintip kami, dan juga apalagi yang dikawatirkan, karena kontolnya sudah terlanjur menusuk ke dalam tempikku.Aku melirik suamiku sambil tetap duduk di pangkuan si Eki. Bokep Indonesia Pantatku! Kata yang jual, aku harus pesan dulu untuk membeli bra yang pas di ukuran dadaku sekarang.Akhirnya aku nekat kalau di rumah jarang memakai bra. Dia baru saja masuk ke PTN Favorit. Dan kalau pun Dik Idah hamil, khan gak papa, si Sangga juga sudah siap kalau punya adik lagi,” kata suamiku.Jawaban itu sedikit menenangkan hatiku. Eki terlihat sangat kebingungan, tak tahu harus berbuat apa.Aku juga ikut bingung, dengan perasaan campur aduk.










