Semakin cepat dan semakin cepat. Terlihat dia tersenyum, tapi kulihat ada linangan air mata dipipinya. Bokep terbaru viral Dia bilang nanti aja, setelah selesai makan. Aku gak bisa.. Aku udah gak tahan. Sejak saat itu. Lalu ketika film sudah usai, aku mengajaknya untuk mencari tempat ngobrol dan makan lagi, karena perutku belum kenyang dengan makanan ‘fast food’ tadi. “Mau ngantor ya mbak?” Tanyaku klise untuk memecahkan kekakuan. Dia merintih lagi. Lalu kutarik resleting celananya. Dia memejamkan matanya. Kubuka CD nya pelan-pelan tanpa berusaha membangunkannya. Sebab selain takut akan resiko-resiko yang tak diinginkan, aku juga tidak suka hubungan yang didasari ‘jual beli’, tak ada romantisnya. Dia menjawab bahwa dia sudah terlanjur sayang dengan pria ini.




















