Saat itu umurku masih 19 tahun, dengan tinggi badan yang proporsional dan berat badan yang cukup ideal. Vidio Sex aku.. Yang itu ya?”
“Sedikit lagi kak. Tennis Blitz East Club, adalah nama klub tennis di kompleks rumahku di kota Makassar. Kulahap segera seperti mengulum permen loli yang besar sekali. Macho sekali, dadanya ditumbuhi bulu yang cukup lebat dan otot-ototnya terbentuk indah dan dihiasi keringat serta aroma maskulin yang pasti merangsang. Malam itu aku bertekad agar esok saya harus bisa mengatakannya terang-terangan.Kesempatan itu akhirnya datang, saat latihan berakhir, semua atlit sudah pulang, kecuali Jefri yang berada di ruangan loker. Emm..”
Jefri menatapku dengan agak bingung, “Kenapa Alex? Saat dia melakukan serve, pikiranku melayang melihatnya bergaya dengan gagahnya sampai-sampai aku tidak sadar kalau bola yang ia pukul mendarat persis di pelipisku. Untuk mengurangi kejenuhan, maka saya rajin mengikuti olahraga tennis di kompleks rumahku_yang dekat-dekat aja boleh kan_pikirku, di sini juga lumayan asik




















