Am em am em, ona anu ona anu” selidik Bondan.“Kagak, gue gak kenapa-kenapa kok” Jawabku mencoba mengatasi kondisiku.“Lo kebiasaan ye. Bokep Thailand Karena aku tau kamu menjaga betul kehormatanmu sebagai wanita” ucapnya.Lagi-lagi air mataku tak dapat kubendung, akupun memeluknya sangat erat dan menangis bahagia di pundaknya seraya berbisik ke telinganya “kasih aku kesempatan cil”.“Kamu kok tau nama panggilanku dulu?” Ucapnya kaget.“Ada deh, aku cinta kamu cil. Tapi aku takut wi”
Senangnya hatiku mendengar ucapannya. Tanpa terasa bulir-bulir air mataku jatuh, karena begitu sesaknya hati ini mendengar jawaban bondan barusan. Aaaaaaaaa. Tanpa terasa bulir-bulir air mataku jatuh, karena begitu sesaknya hati ini mendengar jawaban bondan barusan. Yaudah sana tuntasin di kamar mandi dulu kancil mesum”To be continue




















