“Yah Mba, gimana neh??” Kata Bagus setengah berteriak. dia benar-benar merasakan kenikmatan dari gerakan jari Bagus yang keluar masuk memeknya yang semakin basah. Bokep Jilbab/Hijab dia seperti tersengat oleh listrik ribuan kilowatt saat dia melihat jubah yang ia kenakan telah terbuka kancing di bagian depannya, dan dia lebih terkaget2 lagi saat menyadari Bagus sedang meraba payudaranya. “iya Sel…. “Tuh kan, bengong lagi, lagi mikirin apa seh, Mba?? “Udah Mba, Makasih ya.”ucapnya sambil berlalu meninggalkan Sela. berarti, 1 jam lagi sepupunya pulang, dan dia bisa istirahat setelah sholat subuh di rumah pamannya yang kira2 berjarak 100 meter dari net itu.Tiba-tiba dia teringat sesuatu, tadi sore, sebelum berangkat Ryan sempat memintanya utk memindahkan file2nya ke folder baru. tolong hentikan Gus.” kata Sela terbata-bata. Nafasnya mulai memburu, tak dapat diingkari, meski perih, meski kehormatannya sedang direnggut oleh Bagus, ada perasaan aneh yang menyelusup ke dalam sanubarinya.






