Aku terbelalak begitu mengetahui yang menelusup itu adalah tangan Tante Ani.“Tante.. Dari sepakbola itulah yang kemudian memuluskan langkahku mencari kerja kelak. Film Porno Bibi.. Kemudian dia melepaskan pelukanku dan berdiri. Sampai lulus SMU, beberapa cewek baik dari sekolahku maupun dari sekolah lain sempat aku pacari, dan beberapa di antaranya berhasil kuajak ke tempat tidur. Sekarang tidak lagi hanya pundakku, tapi mulai memijit punggung dan kadang pinggangku. Ketika aku melirik lagi, kudapati kepala penisku sudah masuk ke mulut Tante Ani, sementara tangannya naik turun mengocok batang penisku. (Lain waktu, kalau sempat saya ceritakan petualangan saya tersebut).Begitulah kisah awalku dengan Tante Ani, yang akhirnya merubah secara drastis perjalanan hidupku ke depannya. Selanjutnya aku merasakan penisku digenggam lagi, kali ini di arahkan ke selangkangan Tante Ani.“Sleppp…. Nggak sopan,” jawabku sambil menunduk setelah melihat Tante Ani nampak sungguh-sungguh dengan kata-katanya.“Lho, kan tante sendiri yang nawarin, jadi nggak ada lagi kata nggak sopan.




















