Aku sedikit terpana dan memperlambat jalanku untuk mendapatkan pemandangan itu lebih lama.Gesekan hak sepatu kerjaku di pavling blok menimbulkan bunyi yang membuatnya menengok. “Tenang aja, ini tempat gue biasa ngentot ama tuh tukang-tukang becak di depan.” Aku kaget bagai disambar petir. Bokep terbaru Kontolnya sudah ngaceng sempurna sekarang.Dia menatapku sambil tersenyum dan berkata, “Gua pasrah kontol gua mo lo apain aja, yang penting enak.” Aku tersenyum antara kaku dan kikuk, tapi kontol itu sungguh-sungguh menggoda. sama tukang-tukang becak yang di depan?” aku memastikan apa yang dia katakan. Karman berdiri di samping kami dan memperhatikan isapanku sambil mengocok kontolnya. Aku menarik nafas dan tetap berjalan. Batang kontolnya sendiri agak melengkung dihiasi dengan urat-urat yang menonjol.Aku tak bisa lagi menahan diri. Aku sudah siap dan langsung menungging dengan membuka pahaku. Mana pernah gua dijilatin kayak gini.” Aku tersenyum dan melanjutkan libasan lidahku disekujur biji peler orang itu.Dia semakin kuat melenguh.











