Tapi aku takut untuk jatuh cinta lagi.Hampir pukul satu malam, Bagas mengajak untuk pulang. Bokep Tobrut Aku pun membuka pintu itu dan Bagas sudah berdiri di depan pintu.Di lobby sudah menunggu 2 teman Bagas lainnya. Dan secara otomatis aku harus mencari biaya hidup sendiri, karena aku tidak mau membebani mama dengan biaya hidupku.Untung aku cepat mendapat pekerjaan yang layak, yang mampu menghidupiku di kota yang cukup mahal ini.Sebuah perusahaan web design membutuhkanku sebagai assisten dalam bidang keuangan dan pemasaran. Sesekali kami saling berciuman. Tapi aku takut untuk jatuh cinta lagi.Hampir pukul satu malam, Bagas mengajak untuk pulang. Pagi ini sangat dingin, tapi aku memaksakan diri untuk membuka mataku walaupun sebenarnya ingin tinggal di tempat tidur di bawah selimut yang tebal.‘Aku harus bangun!’ hanya itu yang berada di pikiranku sekarang, sehingga akupun bangkit berdiri menuju ke kamar mandi.Keadaan memang cepat berubah, sebulan yang lalu aku masih tinggal bersama mama




















