Sedikit banyak jiwa pemberontakanku mulai nampak. Bokep SMA Lambat laun, aku terbawa arus nakal Tony dan beberapa temannya. Tak pelak sebagai lelaki normal, semua itu mengundang birahiku.Rasanya klop sudah, saat dia menawarkanku untuk menginap di hotel dimana dia telah booking kamar. Setelah SMA, dengan sedikit memaksa aku ingin kuliah di Bandung. Dia pun barjanji akan kembali lagi untuk memintaku untuk melayaninya.Benar saja, beberapa bulan kemudian sang dokter itu kembali lagi ke Bandung, kali ini dia tidak sendiri, melainkan membawa 2 orang temannya yang mengaku Tante Lusi, dan Tante Nina. Tony adalah kekasih gelapku juga. Gila, betapa terkejutnya aku mendapat jawaban itu.Namun aku berusaha mengendalikan kegundahanku, aku tidak perduli dengan perasaanku, toh aku mendapat imbalan jasa yang sangat besar dari mereka saat menjadi gigolo pemuas nafsu.




















