tapi saya tdk pedulikan karna kelak pastinya akan bisa giliran juga.Tak lama kemudian Rara bangkit dari tempat tidur serta jalan ke kamar mandi. Saya juga rasakan kehangatan disana.“Aaahh.. XNXX Jepang tapi telah tdk setegak barusan. seringkali saya berfikiran kotor demikian. ” Ada sedikit suara genit di nada Rara.Kami main sekali lagi.. Tak tahu cuma perasaanku atau memanglah sekian.. tapi cuma sepersekian detik saja. membelah bibir kemaluannya.Selang beberapa saat pantatnya mulai bergerak maju-mundur. Bukitnya menyembul indah.. Saya jadi makin kagum pada badan Rara. tidak sempat dilewatkan tergerai begini.“Nnng.. turunkan dasternya.. crotts..! ” ujarku berikan arahan. hehe.. tdk ada pergerakan dari kami berdua. saya juga mulai menjilati memekkunya.




















