Gadis-gadis Jepang Yang Menggoda, Vol. 81

Akhirnya kusentuh pipinya dan mulai kucium bibirnya. Bokep terbaru Ia ternyata jago menghisap batang kemaluanku.Sambil menghisap, sesekali dimain-mainkan lidahnya seperti anak kecil memainkan es krim. Pamannya adalah penjual barang elektronik di daerah Glodok. Kumainkan lidahku di tengah-tengah bibir kemaluannya.“Ssrrpp… sssrrp… sssrrppp…” kurasakan badan Fei bergetar keenakan. “Enaak lhooo… tapi badan jadi lemes nih…” bisiknya. Ampun deh bodinya, sudah putih, mulus, bagus, langsing, tinggi, pokoknya seperti wanita model. Kurebahkan tubuhku ke sofa, kucium bibir Fei dengan lembut,
“Thank’s Fei… I love you so much”, sambil terus menciumi bibirnya.Segera setelah itu kubersihkan tubuhku di kamar mandi dan aku melanjutkan pekerjaan Fei yang terpotong tadi… mengepel! Sebelum kami menyudahi telepon, ia berkata, “Rie… besok kalau tidak ada rencana… datang ke rumahku dong… selama aku libur, si Siti (pembantunya) mau pulang kampung… bantuin aku mengurusi rumah yaa!” “Oke!” jawabku singkat sambil membayangkan skenario untuk besok.Esoknya aku pun datang jam 10-an.

Gadis-gadis Jepang Yang Menggoda, Vol. 81

Related videos