Lebih tepatnya adalah hasratku telah menentukan pilihannya bagi keinginan tubuhku.“Mm.. Pak Hendra dan kamu diam-diam saja” Aku berbicara dengan tegas dan singkat.Yang jelas aku ingin cepat-cepat meninggalkan ruangan toilet wanita ini. Bokep SMA “Sudah yang jelas masalah ini biar aku saja yang ngomong ke Ibu Diana.. “Layani aku” ujarku singkat setengah berbisik.Wajah Bramanto masih terlihat bingung ketika aku memindahkan posisi duduku sehingga sekarang tepat berada diatas meja di depannya. “Tutup mulutmu dan turuti permintaanku” kataku dengan suara pelan dan halus. Wajah Hendra masih tampak dengan ekspresi kaget dan konyol-nya itu ketika pintu bilik pertama terbuka dan Bramantio-si Satpam keluar dengan melongo kepadaku tanpa mampu berkata apa-apa! “Iya bu.. “Manto duduk sini aku mau bicara denganmu,” suaraku penuh penekanan dengan nada memerintah. Ya suka juga”Wajahnya tampak memerah berkata begitu tapi aku melihatnya bagai gunung es yang mulai cair.




















