Diimbangi cukuran rambut cepak, banyak yang mengira aku seorang angkatan. Walau tampak kikuk, Wanita itu pun melakukan hal yang sama, mengangguk dan tersenyum manis. Bokep India Kalo dari penampilannya aku sedikit bisa menerka bahwa profesi bapak itu seorang Ustadz atau minimal guru agama. Usianya kuperkirakan sekitar awal tigapuluhan. Perut mulai terasa keroncongan. Pandangan mata kami beradu beberapa saat, namun bukan aku namanya jika lantas gugup dan mati gaya saat terpergok memandangi seorang wanita, Aku sedikit menganggukkan kepalaku dan tersenyum. Kulihat bapak itu sedang berdiri dan menyeka keringat di dahi dengan punggung tangannya.Aku pun menyapanya, “Assalamualaikum, Mobilnya kenapa pak?”“Waalaikumussalam, Oh ini pak, saya gak ngerti tapi tadi sempat mati-mati mesinnya di jalan. Ah…gak terima rasanya aku melihat pemandangan tersebut.“What a lucky bastard you Old man,” gugat batinku sambil tertawa dalam hatiEh.. Bahkan posturnya sedikit lebih tinggi dibanding bapak itu. Bahkan posturnya sedikit lebih tinggi dibanding bapak itu.




















