Sampai kini pun ia masih seperti dulu, tidak berubah, tetap cantik. Bokep Barat Aku lalu datang kepadanya. “Cantik mbak, Superb!!”, kataku sambil mengacungkan jempol. “Maaf wan, mbak butuh berpikir”, kata mbak Intan beranjak. Kalau kamu mau, aku rela jadi istrimu, asal kau juga mencintai anak-anakku, dan menjadikan mereka juga sebagai anakmu”, katanya.Aku lalu memeluknya, “aku bersedia mbak”. Kami naik mobil mengantarkan anak-anak mbak Intan sekolah. hehehe…tapi itulah cintaku, aku cinta dia dan dia cinta kepadaku.Kami akhirnya hidup bahagia, dan aku punya dua anak darinya. Ia benar-benar cantik. Ia suka sekali mengoral punyaku, mungkin karena punyaku terlalu tangguh untuk liang kewanitaannya. Ia memejamkan mata, tampak ia menikmatinya.“Aku keluar wan” Ia bangkit lalu menurunkan CD-ku. Malam itu aku bermimpi basah dengan mbak Intan. Setelah itu entah berapa kali aku mengulanginya dengan mbak Intan, aku mulai mencoba berbagai gaya.Mbak Intan sedikit rakus setelah ia menemukan partner sex baru.




















