Bulu-bulu halus di sekitarnya. Bokep Family Aku paling suka gelap. Kami berpandangan sebentar. Kilatan cahaya dari luar bus memberikan sedikit penglihatan mengenai ibu di sampingku. dia berjalan melangkah dari depan. Tapi itu dulu.Hampa kadang terasa. Sehingga posisi saat itu, lenganku tepat di depan dadanya. Dia menyerah.Kembali jari tengahku mencari tempat tadi. Sungguh, ibu itu mempunyai dada yang sempurna. Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. Terus ke bawah, dan kutemukan apa yang kucari. Ya, kearahku. “Kasihan ya,…” senyumnya menunjuk ke “adikku”. Hari itu hari terakhirku menjadi bujangan. Mengurangi kebisingan akibat lalu lalang orang mencari tempat duduk.“Mas, mas, maaf …,” ada suara merdu rupanya. “Maaf, apa boleh tukeran sama suami saya? Kami berpandangan sebentar. Kulihat tebaran warna hijau ditimpali air hujan yang begitu deras di sebelah kiri jalan tol.




















