Tak lama kemudian, telapak tangan itu semakin jauh menyusur hingga akhirnya ia merasakan lipatan bibir luar vaginanya diusap-usap. Bokep Klitoris itu seolah bergerak menggeliat-geliat ketika ia mengusapkan telapak tangannya. Sstt..” rintihnya berulang kali. Beberapa gerombol embun masih terlihat melayang-layang tertiup angin. Dan dengan tenaga yang masih tersisa di tubuhnya, di tarik bongkah pantat yang kenyal itu agar mereka tak terjatuh. Butir-butir keringat mulai merembes dari pori-porinya, bercampur dengan busa sabun yang masih tersisa di beberapa bagian tubuhnya. “Theoo.., Theo nakal!” desah Debby sambil menggeliat mengangkat pinggulnya. Ia tak ingin mencapai orgasme hanya karena usapan-usapan jari yang terasa kesat di lubang vaginanya. Kedua tangannya dengan erat merangkul leher Theo. Disibaknya rambut gadis itu ke belakang. Bola matanya berbinar-binar mengamati lekukan yang indah itu.











