Eh Sumi, Sumi mau kan jadi pacar Aa”, tanyaku lagi.Mendengar hal demikian adikku lalu terdiam dan beberapa saat kemudian ia bicara..“Tapi pacarannya nggak beneran kan” Katanya sedikit ragu.“Ya nggak atuh Say, kita pacarannya kalo di rumah aja dan ini rahasia kita berdua aja, jangan sampai temen kamu tau, apalagi sama Ibu” jawabku meyakinkannya.Setelah itu kulihat jam dinding yang ternyata sudah menunjukan jam 4 sore.“Udah jam 4 tuh, sebentar lagi Ibu pulang. Bokep India hmmp ashhh …sssshhh… ahhh.. Jangan dilaporin sama Ibu” kataku agak takut.“Aa jahat” jawab adikku sambil menangis.“Sumi maafin Aa. Belum sempat aku berpikir, Sumi lalu berkata..“Aa, Sumi takut”“Takut kenapa, Say?” tanyaku.“Ih, meuni geuleh, panggil Say segala” katanya.“Hehehe, takut ama siapa?




















