Tia menyambut dengan menggigit pundakku setiap aku menghentak penisku masuk kedalam vaginanya. Bokep China “Gantian mas… aku cape”, katanya. Aku sodokan penisku sambil menekan pinggulnya sementara kakiku mengejang menikmati aliran rasa yang menerjang keluar dari tubuhku itu.Setelah beristirahat beberapa menit kami saling memandang… akhirnya tersenyum dan tertawa.”Kamu memang bener-bener gila, tapi jujur aku sangat menyukai bercinta dengan cara seperti ini. Sejenak dia memandangku bingung, mungkin berpikir orang ini sok akrab banget sich.”Hobi apaan ?” tanyanya. Keakraban dan keterbukaan ke arah sex sudah di depan mata.Sampai suatu sore setelah dua bulan perkenalan, kami janjian pulang bareng. Saat itu setelah dia selesai menelefon tiba-tiba mulutku sudah meluncur ucapan ,”Wachhh… hobinya sama juga yach !”.




















