Aaaaaaaaa. Tak lupa aku keluarkan hp dan ku buka pesan dari Bondan. Bokep Tobrut Cuuppp…eehhhh..mmmmhhh… Hampir 5 menit kami berbicara lewat ciuman kami. Mau sampe kapan lo begini ndan ? Lo keluar ama siapa sih ?” Jawab Dewi yang mulai jengkel.“Lah kan gue gak ngarti kalo lo pada mau ke rumah, sama temen.” Jawabku membela diri.“Aaaiiiiiisssssshhhh. Ya, aku memang sedang berbohong tentang kegiatan Bondan, bahkan alasannya pun ku buat-buat supaya Bondan tidak terlihat buruk di mata mereka. “Selamat ulang tahun, blaaa blaaa blaaa…..” Kurang lebih seperti itulah bunyi dari berbagai pesan masuk di smartphone ku. Cuuuppppppp. Dan kenapa lo bangun pas gue nyium jidat lo sih.” Bathinku.“Wiii, halooooooooo….” Sembari mengoyangkan tangan seolah-olah menyadarkanku.“Haaaahhh. Sesaat aku dibuatnya mematung, namun itu tak berlangsung lama. Mau ampe kapan gue nunggu lo buka hati buat guuuu…..”
Njiirrrr, tanpa sadar mulutku menjadi responsif terhadap hatiku.




















