setelah beberapa saat kami meresapi setiap butir kenikmatan. kamar Reva penuh dengan bau mani, nafas yg memburudan erangan.”PLAKK…CEEPLAK…CEPLAK. Bokep Tante gadis ini terangsang hebat. aku seperti seorang joki yang duduk diatas kuda. mata Reva menatapku berharap aku memulai sesuatu. jambakan Reva membuatku bergairah. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya. nafasnya tersenggal.”kenapa sayang…?” enak ya..?” godaku Reva mengangguk malu sambil menggigit dadaku. OGGHHH….” nafasku memburu, vagina Reva terasa gurih.Tubuhku ikut bergetar. ENAKKKK… suaranya lirih. nafasnya tersenggal.”kenapa sayang…?” enak ya..?” godaku Reva mengangguk malu sambil menggigit dadaku. kuteruskan oralku di vaginanya, Reva makin semangat memaini batang kejantananku. aku pura-pura mau kekamar kecil. aku sendiri tidak tahan lagi,isap sayang…” pintaku dng nada memelas. sampai diruang tengah yg adalah kamar tidurnya, kutarik tangannya, tubuh kami berhadapan.“kenapa mas?” aku tak menjawab pertanyaannya, kutarik tubuhnya, tdk ada perlawanan.




















