Kurasakan genggaman kuat Feri di dada kananku, sementara Adi menjilati pusarku. Bokeb Cewek itu langsung mem*kik menghindar, sementara cowok-cowok lain malah ribut menyoraki. “Boleh doooong!!” terdengar koor kompak anak cowok dari dalam. Akh! Aku tersenyum bangga, namun tidak lama, karena aku langsung menjerit kecil saat kurasakan sapuan lidah di bibir vaginaku. Nikmat, Gam! Ia mendesah-desah keenakan sambil merem-melek. Sudah tak ter-hitung lagi berapa kali penis mereka mencumbu vaginaku, namun aku menikmati itu semua. Nikmat, Gam! gue mau…!” Belum selesai ucapanku, aku langsung orgasme. Yang bener aja, masa iya aku dan Stella harus masuk ke sana? Penisnya lebih besar dan menggairahkan, sehingga membuat mata-ku terbelalak terpesona. Cewek itu langsung mem*kik menghindar, sementara cowok-cowok lain malah ribut menyoraki. Tapi gayanya yang kenes malah dianggap seb-agai anggukan iya oleh para cowok. gue mau…!” Belum selesai ucapanku, aku langsung orgasme.




















