Aku tersenyum. Ia menyandarkan kepalanya ke dadaku. Bokeb Kami berdua langsung berlari meninggalkan mereka bertiga yang masih terkapar kesakitan. Nanti checkout tinggal berangkat pikirku. Orangorang yang melihatku menghajar ketiga orang lakilaki itu, langsung menyingkir dan membiarkan kami pergi. Sambil tetap berdiri di bawah siraman air dengan kaki kanannya disilangkan ke kaki kiri. Tiga jatuh.Cepatcepat aku tarik tangan wanita tadi untuk berdiri dan kubereskan barangbarangku. Kulihat ada beberapa orang yang menonton tapi mereka tidak berbuat apaapa. Ratih kembali mengencangkan jepitan kakinya di pinggangku. Aku angkat badanku sehingga batang kejantananku masuk lurus ke dalam belahan liang kewanitaannya. Lalu tanganku kuletakkan di sela kakinya untuk menahan kangkangannya semakin lebar. Mbak mau tidur sekarang? Tangan mereka semua mengepal dan dalam sikap siap berkelahi. Ratih mundur mendekati dinding dan bersandar menahan tubuhnya agar tetap berdiri. Makanan udah datang. Iya. Ratih memandangku dengan mempererat cengkeraman tangannya di pantatku. Karena geram dengan perlakuan ketiga




















