Lebih baik kau bantu Indo membereskan rumah. Keluargamu dari Bone kota bakal datang. Bokep Ojol Indo meninggal. Lancang saya meninggikan suara di hadapan beliau.Tapi Ambo tak terima. Kami harus meyakini. Hujan masih turun. Lebih baik kau bantu Indo membereskan rumah. Setelah sejak lama hingga usia saya mencapai dua puluh empat tahun, rumah kami selalu diramaikan dengan suara bernada rendah, kalau pun bernada tinggi hanya saat Ambo berteriak karena tulang betisnya bergeser sebab terjatuh dari pohon kelapa atau Indo yang berteriak ketika melihat kecoa membuntutinya di kamar mandi, lalu hari ini tiba-tiba saja rumah sudah berubah menjadi medan peperangan.Perdebatan saya dengan Ambo dimulai sepulang Ambo dari rumah Sanro, ketua adat yang rambutnya beruban dan matanya mulai rabun dengan ingatan yang tak lagi jernih, kemudian membisiki Indo kalau Sirawu Sulo akan dilaksanakan tahun ini.




















