aku coba telpon Wanda dulu ya, ntar gua kabarin, gimana?”. Tanpa terasa waktupun bergerak cepat, Jack D sudah tersisa setengah dan rokok di pak tinggal dua batang, hingga terdengar suara sang operator karaoke di speaker yang mengingatkan kami bahwa waktu 3 jam telah habis. Bokep Mama Badan terasa lemas sekali, akupun tergolek di samping tempat duduk yang tersisa dan mencium lengan kirinya. Dalam hati aku berpikir, ide bagus juga, Santi, istri Dimas orangnya cantik dan perawakannya semampai meski sudah memiliki dua anak. “Ok, gua tunggu, tapi jangan kelamaan kasitaunya, biar kita booking-in room-nya.” balas Dimas. Rupanya Dimas dan Santi sudah ada di sana sejak 1 jam sebelumnya. “Ya pa, ada apa?” sahut Wanda. Sementara aku dan Wanda semakin liar dan sejurus kemudian, tak sehelai benangpun menempel di tubuh kami.




















