Aku jadi iri!” ujarnya sambil menciumi. Saya mendongakkan kepala, merem melek dan mengerang-ngerang. Bokep Mama (Mengetikkan cerita ini saja membuat dua puting susu saya terangsang lagi mengingat rasanya). Puting-puting saya yang selama ini coklat tua, kini jadi berwarna merah daging, dan begitu besar. Jenny berdiri bersandar di dinding sambil melihatku makan.Pagi itu ia tampak segar dan cantik. “Kamu cantik sekali Von.” bisiknya lagi saat saya menelentangkan diri di ranjang. “Oke, aku pergi.” jawab pria Italia itu sambil tersenyum. kamu apain susuku..?” desah saya naif. Saya bersimpati padanya, sekaligus mengagumi keberaniannya menceburkan diri ke lingkaran yang begitu ‘hitam’ dan berbahaya itu. Ahh.. Mungkin juga saya dapat menemukan peluang lain yang membuat hidup saya lebih berarti daripada sekedar karyawan admin di sebuah perusahaan kecil? Saya sempat heran, orang macam apa sebenarnya teman saya ini. Dengan tergopoh-gopoh saya berlari ke kantor saya, mengambil dua puluh pound dari laci, lalu berlari kembali




















