Saya kaget, tetapi suamiku lekas menutup mulutku dengan ciumannya. Bokeb Suamiku terus menjadi kilat melaksanakan aksinya, sedangkan mbak Sally berupaya membagikan rangsangan bonus dengan mencium memekku.Dia terus menjilat, serta terus saja menjilat lendir vaginaku yang bercampur dengan ludahnya. Lama- lama saya mengarah dapur, tetapi begitu hendak merambah ruang tengah, terdapat suara- suara yang tidak asing lagi di telingaku dari ruang keluarga. Mau sekali saya berteriak, tetapi suaraku tertahan oleh ganasnya serbuan mbak Sally di mulutku. Dalam pelukan 3 pasang tangan, saya orgasme beruntun. Saya terencana tidak bawa mobil, saya memilah mengenakan taksi aja. Saya cuma dapat berdesah kenikmatan.Pikiranku buntu, sedangkan kenikmatan makin mengikis tubuhku. Sedangkan jemarinya keluar masuk di duburku, mas Edy mencium serta menjilat klitorisku dengan ganas.




















