Jeany memelukku erat, kami seperti pasangan kekasih aja.Sebulan telah berlalu, kami tetap berhubungan via telepon, hubngan kami semakin akrab, lalu saya memutuskan untuk pergi ke Jakarta untuk bertemu Jeany. Bokep Ojol Aku sudah lama nggak diginiin” Jeany mendesah sambil kakinya gemetaran.Aku gendong saja ke sofa terus aku ciumin bibrnya, Jeany merespons ciumanku dengan ganasnya, “Jago juga nih ciumannya”, pikirku. Ahh..,” bibirnya melumat bibirku penuh nafsu, dia berdiri dan menghadap tembok.“Ayo Mass, kita main lagi, aku ingin dientot sambil berdiri,” dengan sedikit mengangkat pantatnya aku lesakkan batang penisku ke dalam vaginanya.Dini menoleh ke arahku dan dia cuman tersenyum sambil berkata,
“Boleh nggak yang seperti di TV Mas?”Wah.. Cantik sekali Jeany saat itu, dengen baju tidur warna ungu, wah..




















