Waktu mengambil rumput sapi aku memikirkan semua yang terjadi, segalanya begitu fantastis. Bokep Montok Bu Rochim mencemaskan keadaannya. Aku melihat Kak Tina memegang novel dengan tangan kanannya, sedang tangan kirinya menggosok-gosok bagian rahasia tubuhnya. Tanganku pun bereaksi lebih berani, meremas pahanya yang kiri dan kanan. Lalu siapa? Aku menyumpah-nyumpah. Walau sedikit kesulitan, Kak Tina terus membaca. Aku melihat judul novel yang dibacanya. Setiap siang sepulang sekolah, sambil mengembalakan tiga ekor sapi milik Pak Rochim, aku membaca Kho Ping Hoo. Otakku sudah tak mampu lagi membaca. Saat gerakan liarnya selesai, aku merasakan sesuatu keluar dari kemaluanku. Aku salah tingkah. Sudah pagi”, Guncangan di bahuku membuat aku terbangun.Memang aku harus bangun pagi.




















