Rokok sudah habis aku ambilkan tas kecilku yang di dalamnya ada alat perekam suara, langsung kuhidupkan. Bokeb Roni menarik tangan Ramah sambil mengecup kulit tangan Ramah yang halus penuh dengan arti dan kasih sayang yang tidak bisa dituturkan.Sesampai plaza Ramah mengajak Roni keliling-keling di dalam plaza. Rahmah tidak tahu kemana lagi mengadukan nasipnya, hanya di benaknya bagaimana bisa makan dan tidur. Satu jam penuh berenang perut mulai mulas dan terasa nyeri menahankan lapar. Ramah menjawab ia, tapi dia udah mau pulang bang, abang datang ya ? belum habis aku ngomong langsung penjaga itu potong Ramah bang ? Rokok sudah habis aku ambilkan tas kecilku yang di dalamnya ada alat perekam suara, langsung kuhidupkan.




















