Aku dan Bu Ike saling mengusapkan sabun keseluruh bagian tubuh, tak terkecuali area sensitif. Bokeb Untuk menghibur Bu Ike, kucobba untuk mengajaknya berkaraoke di *nul Vista (satu-satunya hiburan yang cukup dekat dengan kantorku). Sista mengakhiri pekerjaanya dengan memberikan alasan yang tidak jelas dan tidak masuk akal. Dari obrolan santai, tidak tahu mengapa justru obrolan kami mengarah kepada obrolan yang agak pribadi.Bu Ike jadi curhat ke aku. Merasa cukup, kami berdua berbilas sampai tidak ada sisa sabun di tubuh kami dan kemudian menuju ranjang. Di tempatku saat ini sedang ada seorang ibu-ibu penjual kue sebut saja namanya sebagai Ibu IKE.Ibu IKE ini sudah di kenal sebagai seorang janda yang kesibukannya sehari-hari berjualan kue. Dia mulai membuka pakaiannya satu persatu sampai akhirnya tidak ada satu pun kain yang menempel ditubuhnya. Aku bangkit dari tempat dudukku dan coba mendekat Bu Ike sambil bergoyang, dan Bu Ike pun memberi respon positif.




















