”Hmm boleh juga! Bokep STW Aku akan mengantar peserta yg lain, kebetulan mereka rumahnya searah dengan rumahku!” katanya.Kebetulan! ”Mas, badan kita masih basah! Tidak! Crot! Aku akan mengantar peserta yg lain, kebetulan mereka rumahnya searah dengan rumahku!” katanya.Kebetulan! Aaaaah! Mulan pun menjerit tertahan. Sanggupkah aku melayani keinginannya?Kalau mau jujur aku pun sebenarnya sudah cukup lelah! Kami pun segera berbenah dan segera keluar dari kamar itu. Rasanya nikmat sekali, tidak terkatakan. Mulan memang sangat lihai mempermainkan kontolku dgn mulutnya. Berkali-kali aku menggenjot pantatku menghujamkan kontolku dalam-dalam ke lobang memeknya. Teman satu kos! Batang kontol itu ditumbuhi bulu-bulu jembut yg keriting dan lebat.Aku sampai merem melek menikmati belaian lidahnya. Aku marasa sangat nikmat ketika kontolku menyodok-nyodok mulut Mulan sampai ke pangkal tenggorokannya.”yak..aaaah teruskan! Ada yg masih keset walaupun sudah tidak perawan lagi namun ada juga memek yg sudah ambrol, sudah tidak ada jepitannya lagi.Barangkali memek itu sudah dilewati banyak kepala




















