Sejak itu aku mulai menelpon dia dan kami selalu melakukannya baik itu di senayan maupun di kamar bilas keluarga Gelanggang Renang yang ada di Jakarta Utara.Pada saat bulan puasa, tepatnya malam tahun baru 2000, aku jebol satu kali dengan dia. Aku mengerti dan mengikutinya naik mobil jurusan blok M. Bokep Tobrut yach.” kataku.Beberapa menit kemudian, goyangan kami semakin cepat. “Oh.. Hubungan kami tetap berlanjut hingga dia menghindar dariku yang tidak kuketahui apa sebabnya. Kami masuk ke kamar itu dan dia langsung membuka bajunya. Sesampainya disana, dia memesan kamar bilas keluarga VIP II. “Kok ditelan?”
“Iya, itu artinya saya sayang kamu.”Kemudian dia menciumi leherku dan aku meraba bagian depan celananya. “Ooohh.. Padahal rumahnya di jalan yang namanya seperti nama burung besar yang letaknya dekat sebuah Hotel sebelum pelayaran Senen. nanti juga enak.” katanya menenangkanku.Kami melakukanya sambil berdiri. “Ngga usah, biar kamu aja.” jawabnya.




















