Saat itu pandangan mataku jadi nanar dan berkunang-kunang. Aku benci dengan semua orang yang bahagia melihat Mbak Indri diambil orang lain. Bokeb Memandangi Linda yang sudah rapi berpakaian. Aku memang tumbuh menjadi anak yang manja. Perhatiannya padaku malah semakin bertambah besar saja. Meskipun malam itu Linda mengenakan rok yang panjang, tapi belahannya hampir sampai ke pinggul. Bahkan tubuhku dengan tubuh Linda sudah hampir tidak ada jarak lagi.Kembali Linda mencium bibirku. Dan sikapku juga terus seperti anak balita, walau usiaku sudah cukup dewasa.Pernah aku menangis semalaman dan mengurung diri di dalam kamar hanya karena Mbak Indri menikah. Linda ikut berbaring di sampingku. “Okh…?!”. Tapi dia tidak sendiri. Setengah mati Ayah dan Ibu membujuk serta menghiburku. Aku memang terlahir dari keluarga yang cukup berada. Tapi aku sama sekali tidak tertarik padanya.




















