Lia keluar memakai baju handuknya, terlihat rambutnya basah dan mukanya sudah bersih dari makeup, kupandangi tubuhnya, lia Cuma tersenyum penuh arti.” makasih ya pak, jadi seger jadinya, aku kekamar dulu mau tidur” kata lia” temeni aku ngobrol dong, ngapain kekamar” kataku penuh harap“ya, tapi maaf aku pakai baju dulu” kata lia sedikit menolak“kalau orang cantik ga pakai apa-apa juga tetap cantik” kataku merayau .Dia kembali tersenyum dan mencubitku nakal.” tidur di sini saja ada penghangatnya, bersih aman dan tidak kuganngu” Aku mencoba merayunyaLia langsung diam saja, tapi langsung duduk di sofa. Bokep viral Kupeluk dia erat dan kami pun terlelap tidur karena sama-sama capek. Rombongan perusahaan sudah mulai bersantap makan malam, menu malam itu memang kita pesen yang menghangatkan badan yaitu sate kelinci dan wedang ronde. lia takut” kata lia” takut ketagihan atau kenikmatan” candaku bangga dengan kontolku yang besar.Aku naik di atas kasur, Lia menurunkan tubuhnya, kuarahkan




















