“Ketika itu si rasanya gede pak, tapi dah ngerasain kon tol bapak, kayanya kecil banget deh kon tol cowok Dina”.Dia memelukku dan kembali menciumi bibirku, dengan menggebu2 bibirku dilumatnya, aku mengiringi permainan bibirnya dengan membalas mengulum bibirnya. “Liat aja ya pak, Dina belon bisa janji”. XNXX Jepang Dan satu sentakan berikutnya, seluruh kon tolnya telah ada di dalam no nokku. Dia mulai mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dengan pelan, makin lama makin cepat karena enjotannya makin lancar. Aku sendiri sudah beberapa kali nyampe sampe no nokku mengejang-ngejang keenakan. Dia gemes banget ngeliat pentilku yang kecoklat-coklatan dan mencuat ke atas itu. Toketku diremes2nya, aku terengah, napsuku berkobar lagi. Lalu lidahku menggeser ke batangnya, menjelajahi tiap jenjang kon tolnya. “Ngen tot”, katanya to the point. Aku di atasnya dan menyorongkan pantatku ke mukanya. kon tolnya dienjotkan keluar masuk dengan kencang, aku hanya bisa mengejang-ngejang menahan nikmat.Tangannya ikut nimbrung merangsang it




















