Disaat aku rasa libidonya mulai menanjak, aku mengangkat tubuh Tika utnuk duduk di bibir meja kerjaku. Bokep SMA Cairan bening kembali meleleh berkali-kali dari lubang vaginanya. Kedua tanganku memegang erat pinggul Tika, sehingga wajahku bisa benar-benar optimal di selangkangannya. Cengkraman tangan Tika di bibir meja, memperjelas pendapatku bahwa gadis wanita ini benar-benar menikmati hebatnya batang penisku. Sayang.. Aku merubah sedikit posisi, aku angkat satu kaki Tika untuk naik diatas meja. Mmm..” desahan Tika sekarang dibarengi dengan merubah posisi tangannya. “Maaf Pak saya mau balik ke pos jaga,” suara satpam memecahkan lamunanku. Komputer, meja, dan dinding kantorku, menjadi saksi bisu permainan sex kami berdua. “Terus Mas.. Yang aku tahu jika seorang wanita mengijinkan sperma kita untuk keluar didalam vaginanya, artinya dia sudah memprotek dirinya supaya tidak hamil. Sehingga rambutnya yang sebahu terjuntai ke bawah, aku mencoba bangkit dari dudukku. Lidahku yang dari tadi sudah ingin menikmati lubang itu langsung




















