Braylin Bailey isn’t shy about wandering the house wearing just a tank top and thongs. Bokeb She is in the kitchen making breakfast when she gets into it with her stepbrother, Apollo Banks. Braylin keeps up her previous bitchiness after breakfast when she realizes that Apollo is staring at her ass. Later, after school, Braylin kicks Apollo off the computer so she can shop for hot sexy clothes. When Apollo tries to clap back, Braylin kneels and flips her miniskirt up while telling him to do it. Apollo calls her bluff and begins feeling Braylin’s ass and pussy up. She teases him into a boner and gives him one good lick before changing her mind that she’s still shopping. Apollo announces that he’s going to angry fuck Braylin, and she keeps egging him on. Knowing that Braylin’s mom is in the shower, the stepsibs try to hold the moan as Apollo proves that his dick is worth Braylin’s time. He fucks her in doggy and then on her back as she leans against the table. Taking Braylin’s seat, Apollo leans back and lets her do some of the work as she rides him in cowgirl and then in reverse cowgirl. Braylin has just taken a mouthful of her stepbrother’s hot cum when her mom walks in and freaks out.
Akupun iklut menyusul mencapai klimaksku untuk yang kedua kalinya juga. Awalnya terlihat sangat kaku, tapi lama kelamaan dia mencoba untuk mengulumnya. Bibir kami saling melumat. Toko itu lumayan besar, aku langsung masuk ke dalam toko, tak ada seorangpun kecuali tante-tante yang kira-kira usianya 45 tahun di meja kasir. Begitu sampai kamarnya kami berciuman kembali dan tanganku kembali meremas toketnya. Vita jadi terkejut, tapi dia tak berontak malahan dia membalas ciumanku. Dia hanya memandanginya saja sambil kadang menyentuhnya dengan pucuk jari, lalu kutuntun dia agar jongkok dan mencium kontolku.“Cium nih Vit…” pintaku“Gak ah jijik deh” tolaknya“Gak kog Vit, entar kamu bakal merasakan kenikmatan” kataku merayu dan meyakinkan.Vitapun akhirnya mengiyakan, entah karena sudah terlanjur nafsu atau cuma terpancing dengan kata-kataku. Meskipun umurnya tak lagi muda.“Oya Fajar aku mau pergi sebentar, kamu tolong jaga dan awasi toko ini ya..”“Tapi nyonya saya kan baru saja mulai bekerja”“Taka pa, nanti biar





















