Bahkan kepalaku terasa pening dan berdenyut menatap tubuh yang polos dan indah itu. Bokep Korea Bahkan aku sampai tertawa sendiri. Linda kembali mencium dan melumat bibirku. Padahal tadinya aku benci sekali, karena menganggap Mas Herman telah merebut Mbak Indri dan sisiku. Kedua bola mataku sampai membeliak lebar. Tapi aku sama sekali tidak tertarik padanya. Sedangkan aku sendiri sama sekali tidak peduli, tetap menganggapnya hanya teman biasa saja. Linda bersama Mamanya yang usianya mungkin sebaya dengan Ibuku. Terasa padat dan kenyal dadanya. Sementara perasaan hatiku semakin tidak menentu. Tapi memang sudah lama aku ingin dibelikan motor. Dia tersenyum-senyum. “Siapa namanya?” tanya Tante Maya lagi. Dan memang benar, ternyata Linda berulang tahun malam ini. Dan aku merasakan kalau bagian tubuhku yang vital menjadi tegang, keras dan berdenyut serasa hendak meledak.




















